The Blue Beetle
![]() |
| (Sumber gambar by Imdb.com) |
The Blue Beetle. Serial animasi DC Comic ini tahun 2023 lalu pernah menjadi salah satu film tranding dan masuk kedalam kategori box office dengan keuntungan tayang mencapai $130.8 million dari modal awal pembuatan film sebesar $104-$125. Blue Beetle mengangkat tema unik dari Science Bionik Armor yang terpasang sebagai alat tempur dan bela diri. Blue Beetle atau kumbang biru umumnya di alam sebagai hama bagi tanaman dan beberapa spesies diketahui sebagai insekta pembantu polinasi (penyerbukan) alami.
Kumbang Hitam (Genus Heteronychus) merupakan varian dari Blue Beetle. Tipe ini banyak di perbincangkan petani-petani lokal sebagai hama pengerat daun dan buah, merugikan petani cabai, tomat, kratom, teh dan buah-buahan seperti jeruk dan semangka.
![]() |
| (Foto Mitragyna speciosa by Rino Pratama Hadi) |
Survey langsung ke petani lokal dikawasan salah satu desa di kabupaten Kapuas Hulu menunjukkan bahwa pengaruh hama kumbang mampu mengurangi pruduksi daun yang awalnya panen mencapai 5 kilo pada luas kebun kurang lebih 100 × 100 menjadi 3-4 kilogram per pasca panen. Gangguan umum yang ditemukan seperti berlubangnya daun, buah yang rusak, dan permukaan batang maupun dahan yang tergores gigitan.
Pengontrolan hama pengganggu tanaman banyak dilakukan menggunakan teknis kimiawi seperti penyiraman racun insektisida, pemberian pupuk secara teratur maupun teknis biologi seperti penggunaan bibit unggul yang resisten (tahan) penyakit. Namun pengontrol biologi dan kimia ini memeliki efek samping lingkungan yang cukup signifikan. Sulitnya memperoleh bibit unggul tanaman secara luas, serta racun kimia sisa penyiraman insektisida mampu mencemari lingkungan tanah sekitar.
Perlu beberapa langkah yang efektif untuk meminimalisir pencegahan hama secara berlebihan mengingat keseimbangan nya dialam juga membantu penyerbukan dan sumber pakan alami hewan lain. Keseimbangan ekosistem jika tidak dijaga akan berpengaruh terhadap struktur rantai makanan. Serangga atau hama yang terpapar racun (insektisida) jika dimakan beberapa hewan survival seperti ikan, burung, katak, lalat maupun tikus akan berpengaruh ke hewan predator diatasnya pada rantai makanan. Secara keseluruhan rantai ini mampu secara tidak langsung akan menjadi vektor dan pembawa penyakit ke manusia kelak.
Kita perlu Blue Beetle lain untuk menjaga keterseimbangan dan nature balance agar ekosistem semua lapisan struktur alam berjalan sebagaimana mestinya.
By Rino Pratama Hadi


Comments
Post a Comment