BUNGUR



Tumbuhan ini termasuk dalam golongan Tracheophytes yang memiliki karakter unik dengan jaringan lignfikasi (xilem) dan non-lignifikasi (floem) untuk berkembang dan melakukan siklus hidup. Kelompok ini mencakup sebagian besar tumbuhan darat (sekitar  300.000 spesies yang diketahui), kecuali lumut. 

Bungur (Lagerstroemia speciosa) atau Punggur atau Bungor (Kapuas Hulu) merupakan salah satu satu dari tumbuhan Tracheophytes satu divisi dengan Kratom (Mitragyna specios), yang mana tergolong tumbuhan yang memiliki pembuluh xilem dan floem. Xilem mengangkut garam mineral dari akar menuju ke seluruh tubuh tanaman, sedang floem yang mengandung klorofil (pigmen) berperan pada fotosintesis.

Bungur menurut beberapa studi farmakologi memiliki khasiat yang tidak kalah saing dengan obat herba yang dikembangkan industri farmasi saat ini. Tanaman bungur menurut beberapa studi telah dikembangkan secara tradisional sebagai minuman herbal dalam bentuk teh (daun), bahan serbuk kopi (buah dan biji), maupun sekedar tumbuhan hias di perkotaan sebagai penyerap karbon asap di jalan raya.

Tumbuhan teh (Camellia sinensis) dan akar rimpang kunyit (Curcuma longa) banyak dimanfaatkan untuk minuman herbal dalam bentuk ekstrak, pil ataupun serbuk menyerupai tepung. Adapun tumbuhan bungur diketahui sebagai salah satu dari sepuluh jenis tanaman yang memiliki konstribusi besar terhadap penyerapan karbon bumi selain kegunaannya untuk obat herbal pada bagian batang, daun, bunga, dan buah karena kandungan metabolit sekunder flavonoid, saponin dan tanin.

Selain itu, kandungan kimia plantisul pada buah bungur yang diolah sedimikian rupa dalam bentuk serbuk ataupun kopi seduh, dapat dijadikan minuman obat terapi untuk pengidap diabetes (Kencing manis). Plantisul merupakan kandungan kimia khas yang berperan sebagai insulin nabati menekan kadar gula darah pada beberapa riset termutakhir. 

Beberapa tanaman secara luas telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dan terbukti memiliki nilai ekonomis tinggi bagi masyarakat luas. Potongan dahan dan batang bungur jika ditancap ke tanah sangat mudah tumbuh dan bertunas, oleha karena itu persebaran tumbuhan ini cukup luas di berbagai wilayah geografis beriklim tropis maupun sedang sedang. 

By Rino Pratama Hadi



Artikel unik lainnya; 

https://online-journal.unja.ac.id/biodik/article/view/12048

https://dlh.lamongankab.go.id/


Comments

Popular posts from this blog

Mr. Caffein

Kratom (Purik) Mitragyna speciosa