Diptera Dan Lepideptera

(sumber gambar: www.pixabay.com)

Diptera diartikan sebagai hewan serangga dengan organ tubuh terdiri dari dua lembar sayap (bahasa latin: dipt adalah dua, pteron adalah sayap) dan telah mengalami persebaran luas di berbagai landscape geografis. Puncak populasi Diptera yang tercatat mencapai 240.000 di alam dan termasuk didalamnya insekta lalat, nyamuk serta gegat (bahasa Kapuas Hulu: kelulut atau kelulot).

Belakangan ini, sebagai polinator yang baik dan berperan pada persebaran tumbuhan di alam, ordo ini juga berperan penting pada aspek medis dan ekonomi manusia. Beragam penelitian mengenai struktur tubuh, cara kinerja organ serta substansi penyusun rangka dalam dan luar tubuh Diptera telah di pelajari secara detil oleh peneliti. Rekaman ilmiah inilah nantinya digunakan untuk keperluan bidang kedokteran, pertanian, textil hingga teknologi terbaharukan masa kini.

Kupu-kupu atau rama-rama merupakan serangga yang tergolong kedalam ordo lepideptera. Golongan ini memiliki tubuh yang sedikit kompleks jika dibandingkan ordo Diptera karena memiliki lepis, sisik dan sayap. Sisik penyusun pada sayap kupu-kupu jika di amati secara detil di mikroskop memiliki struktural lempengan yang indah, unik, bergelombang, berbentuk kotak dan ataupun segitiga. 

Sayap kupu-kupu tersusun dari potongan-potongan sisik yang tumpang tindih satu sama lain layaknya sisik ikan. Potongan dan kepingan ini bersatu padu membentuk pola dan kilapan warna yang berfungsi sebagai alat kamuflase dan atau kawin. Tiap potongan sisik memiliki gradien warna khusus yang berhubungan erat dengan keadaan geografis spesies ini berasal. 

Menurut penelitian, pigmen melanin dan pterin pada sisik kupu-kupu memberikan warna hitam, kuning, dan coklat. Adapun warna biru, hijau, merah dan warna lainnya dibentuk oleh kombinasi mikrostruktur sisik dan udara. Hasil penelitian lain juga menunjukkan cahaya sisik ini saling bertumpukan oleh kristal photonic alami sebagai pantulan dari sinar mataharinya di alam (Vukusic et al. 2000; Vukusic dan Sambles 2003; Prum et al. 2006; Stavenga et al. 2012).

Energi Photon matahari memiliki pengaruh besar terhadap sebagian besar makhluk hidup. Photoperiodik dan panjang gelombang matahari didaerah timur bisajadi berbeda di kawasan barat dan wilayah lainnya. Oleh karena itu, tumbuhan dengan wilayah paparan sinar matahari sekian nanometer, memiliki perbedaan pula pada ukuran dan diameter daun di wilayah lain dengan paparan sinar matahari sekian nanometer. 

Karakteristik suatu spesies akan terpengaruhi lingkungan tempatnya hidup. Termasuklah hewan yang berpuasa sekian waktu untuk menjadikan dirinya indah pada waktunya. Kupu-kupu. Kupu-kupu.


 By Rino Pratama Hadi


Jurnal dan artikel unik lainnya :

https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/6254


Comments

Popular posts from this blog

Mr. Caffein

Kratom (Purik) Mitragyna speciosa

BUNGUR